Archive for February, 2009

h1

Pembajakan..

23/02/2009

Perkembangan tehnologi emang mempengaruhi banyak hal, mulai dari membuat hidup lebih mudah, tehnologi juga bisa membuat masalah baru. Tanpa tehnologi kita takkan mungkin kenal dengan yang namanya handphone, mp3, computer dan lainnya, tapi karena tehnologi lah pembajakan semakin meraja lela.

Mulai dari pembajakan lagu, karya tulis, hasil lukisan atau hasil photo, semuanya bisa dapat mudah kita dapatkan dengan cukup membuka google.com, coba ketik www.google.com di address bar anda dan ketik sheila on 7 mp3 atau mp3 gratis, pasti akan muncul ribuan atau ratusan link url yang menyediakan mp3 gratisan (bajakan). selain itu coba pindah ke image google, disana banyak gambar atau photo yang bebas untuk copy kapan saja, tapi taukah kita? kalau gambar atau photo yang kita copy tersebut adalah hak cipta orang lain yang tentu saja tidak boleh di copy? gak usah lah jauh jauh sampai ke google, di level blog saja, banyak yang copy paste artikel, malah yang parahnya tidak mencantumkan source atau sumber dimana dia mendapatkan artikel itu pertama sekali.

Pembajakan sekarang sudah menjadi hal yang lumrah, malah di pinggiran jalan, kita dapat mudah mendapatkan mp3 bajakan atau film bajakan. Undang undang sudah banyak yang membuat tentang pembajakan tetapi tetap saja tidak berjalan, itu karena apa? yang jelas, itu karena mental kita, mental kita adalah mental pembajak..
Membajak artikel, musik, video, film, software itu adalah dilarang, tapi bagaimana jika pembajakan tidak ada? pernahkah anda tahu bahwa software sekecil winrar itu memiliki harga USD$ 21 atau sekitar Rp 250.000, dan taukah anda kalau windows yang original itu sebenarnya berharga lebih dari 1 juta rupiah? itulah salah satu alasan yang membuat pembajakan itu tidak akan berhenti, saya yakin, software software yang di instal di komputer poltabes atau polda itu tidak semua menggunakan software asli :) saya juga yakin kalau banyak anggota DPR yang memiliki laptop tetapi menggunakan windows bajakan :)

Satu hal yang menurut pemikiran saya membuat pembajakan ini semakin meraja lela adalah masalah uang. Software yang di jual dipinggir pinggir jalan, hanya sepuluh atau dua puluh ribu, malah didalamnya ada 10 sampai 30 software sedangkan software resmi/original/asli itu harganya mencapai ratusan ribu, dan harga cd mp3 yang dijual jual di toko kaset itu sekitar 40 – 70 ribu, dan di pinggir jalan hanya 10 ribu..

h1

Nagabonar dan logat Medan

17/02/2009

Semua orang dari Medan sampai Lubuk pakam tau siapa itu nagabonar

Itulah sebuah kalimat yang diucapkan nagabonar disalah satu aktingnya di film nagabonar jadi 2. Kalimat itu memang sangat benar, dikarenakan karakter nagabonar ini memang identik dengan daerah medan dan deli serdang, mulai dari logat bahasanya sampai ke tingkah lakunya memang benar benar mencerminkan ciri khas orang medan, seperti kata “bengak”, “monyet”, “apa pulak”, “macammana”, sampai ke kata “awak”. Kata kata tersebut memang merupakan kosa kata yang digunakan oleh kebanyakan orang medan dan daerah deli serdang.

Potret kehidupan sehari hari nagabonar di settingan film pertamanya memang masih bisa ditemui didaerah pedalaman deli serdang, mulai dari logat bahasa sampai tingkah lakunya sangat sesuai sekali, dan mungkin itulah yang membuat tiap film nagabonar laku keras, karena sang pengarang karakter nagabonar, Bapak Asrul Sani adalah orang asli sumatera utara yang lama tinggal di daerah pangkalan brandan.

Sebenarnya logat bahasa yang digunakan nagabonar bukanlah logat batak, melainkan logat melayu pesisir dan bahasa yang digunakan adalah bahasa pasaran di medan. Kata bengak itu bisa dibilang berarti bodoh atau paok, dan sampai sekarang, kata bengak itu sangat populer di medan, seperti kalau seseorang kesal ke orang lain, dia pasti ngomong “aaah… bengak kali kau”

Bahasa Indonesia di medan memang rancu atau berbeda artinya dengan bahasa indonesia yang biasa digunakan, saya ambil contoh kata “kereta”, di Jakarta atau di jawa, kata kereta identik dengan kereta api, tetapi beda dengan di medan, kata kereta itu mengartikan sepeda motor, dan yang lucu, kalau motor itu di medan berarti mobil.
Pajak itu artinya adalah pasar, dan pasar itu artinya jalan raya. aneh kan? Jadi jangan terkejut kalau ada orang medan yang datang kepada anda dan mengatakan kalau dia memiliki 4 kereta.

Kembali ke nagabonar, sebenarnya nagabonar ini bisa menjadi iconnya medan atau sumatera utara, walaupun karakter ini memang sudah melekat erat dengan pak deddy mizwar yang kalau saya tidak salah, beliau bukanlah orang medan atau sumatera utara.

h1

blog baru

13/02/2009

sebenarnya niat untuk bikin blog yang benar benar pribadi udah lama dalam perencanaan, dan akhirnya saya pun udah membuat blog baru yang diberi nama www.bluedigital.info
rencananya, setelah blog itu kelar, saya ingin fokuskan blog ini ke review dan ke postingan yang bersifat informatip dan blog tersebut hanya untuk postingan yang bersifat pribadi seperti curhat dan lain lain..