Aku ga habis pikir ngeliat hasil pertandingan final copa indonesia tadi malam, jelas jelas ini adalah pertandingan final, tetapi mengapa di adakan distadion salah satu finalis? dan yang pasti penunjukan stadion gelora jakabaring bukan penunjukan awal yang memang direncanakan tetapi keputusan tiba tiba yang sangat mengejutkan. kenapa tidak dilakukan di samarinda yang memiliki stadion tidak kalah dengan jakabaring atau dilakukan di sijalak harupat seperti pertandingan final copa tahun kemarin? dan lihatlah wasit yang memimpin pertandingan final, wasit tersebut adalah purwanto yang notabene memiliki keputusan sering menguntungkan sriwijaya.
Keputusan persipura WO tadi malam pun saya rasa bukan keputusan yang bijak, karena apapun hasilnya, seburuk apapun wasitnya, securang apapun lawannya, pertandingan harus dilanjutkan karena itu adalah peraturan dari FIFA. Tetapi saat ini kita musti belajar untuk menjadi negara yang memiliki sepakbola professional, baik dari segi klub, liga, wasit dan federasinya, dan setelah membaca beberapa berita dari google, saya mendapat informasi kalau wasit purwanto sudah tidak akan memimpin pertandingan lagi ditahun tahun berikutnya karena beliau sudah berumur 46 dan menurut peraturan FIFA, wasit tidak boleh berumur diatas 46 tahun, walaupun begitu apapun bisa terjadi di Indonesia ini⦠termasuk final yang aku anggap aneh, lucu dan sangat tidak logis pada malam tadi.









